this is my secret yang mo aku bagi sama temen3 (saking banyaknya orang), hee..
Siapa sih yang ga pengen populer, terkenal, dianggap keren di sekolah? Anggap aja semua yang pernah alami masa sma kena sindrom ini. This is my true story. Maaf kalau terasa agak sombong soal cerita ini.
Ambisius. Satu kata yang paling pas untuk gambarkan tentang aku. Cita-citaku sesaat sebelum masuk smu, aku pengen jadi cewek, remaja, yang kayak di sinetron tv. Cantik, pintar, keren, banyak cowok yang terkinthil-kinthil, bisa jalan2 ke mall atau sekadar kongkow2 sama temen2.. Wow banget deh..
Siapa sangka aku masuk smu dengan urutan no 1 (ciee.. ga pamer lho), masuk kelas unggulan, jadi public figure pertama di hari pertama ospek. Hmm, sepertinya jalanku mulai mulus. Ambisiku first in first out. Hari-hari di kelas begitu indah, meskipun ortu melarang untuk ikut organisasi (osis, mpk, pramuka, dll), aku tetap nyaman karena tetap bs jadi bintang kelas. Ketika hasil ujian cawu 1 diumumkan, hampir ga percaya kalo aq ada di peringkat 2 dengan beda angka cukup mencolok, 8 poin bro.. ga main2.. Aku stres berat, rambut aku potong sampe tinggal 1 cm.
Over PeDe jadi takabur, gitu deh aku bisa simpulkan. Tapi aku ga patah semangat, tetap dengan ambisi first in first out. Les tiap hari meski ga pernah belajar di rumah. Hal yang paling aku benci adalah hari libur, karena aku ga bisa bersaing dengan si juara 1. Meskipun aku menganggapnya saingan, tapi kami tetap berteman, anggap aja satu geng. Usahaku ga sia2, akhirnya impianku terwujud di cawu 3, jadi juara 1 bro..
ga berakhir sampai di sini. ketika aku sadar ada banyak hal yang lebih indah selain jadi juara kelas, ambisiku mulai melunak. persetan dengan juara kelas, aku cuma mau lakukan apa yang aku suka. berhenti les, telat masuk, bolos pelajaran, dan banyak hal yang buat aku begitu menyenangkan. aku jadi begitu terbuka dengan semua orang, berteman dengan siapa saja, bahkan kadang terasa out of controll. Well, buat aku itulah cara menikmati hidup, saat itu. Walhasil, peringkat melorot meskipun masih cukup tinggi untuk angka paralel (dasarnya aku pinter sih, hehe..). Yang membuat aku lega, ortu ga mempermasalahkan soal itu, karena buat mereka yang terpenting sekarang aku harus fokus masuk perguruan tinggi. Untungnya keberuntungan sedang berpihak, urusan masuk perguruan tinggi lancar-lancar saja, tanpa tes malah.. Dan wow, aku memperoleh peringkat NEM no 2.
Singkat cerita, aku hanya ingin berterima kasih untuk si Juara 1 (yang ngrasa.. ) yang mau ga mau, suka atau tidak, telah menjadi motivasi buat aku untuk belajar dan berusaha lebih keras, dan menyadarkan aku bahwa “I’m not the one”. Dan aku sangat berterima kasih pada diriku sendiri yang telah dengan setia mendukungku berjuang mengalahkan ambisi dan ego dengan cara yang begitu indah. Satu kalimat terakhir untuk simpulkan cerita ini: “You are your own enemy, and you are your own saint”. Sera (1-1, 2-3, IPA 4)
Filed under: acara, cerita sma, game, sma 1 kediri, tulisan | Tagged: cerita sma, secret, sma 1 kediri, sma1kediri | 5 Comments »